Ketua DPC Nana Suryana: Ekonomi Agropolitan dan UMKM Adalah Kunci Kesejahteraan Banjar Patroman
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Banjar H. Nana Suryana memaparkan gagasan pembangunan berbasis kerakyatan
Membangun Banjar dari Sawah, Pasar, dan Kekuatan Rakyat
Oleh: H. Nana Suryana, S.Pd., M.H. (Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Banjar)
Kota Banjar memiliki keistimewaan tersendiri. Wilayahnya yang kompak dengan 4 kecamatan menghubungkan jalur strategis Jawa Barat dan Jawa Tengah. Namun, kemajuan sebuah kota tidak semata diukur dari gedung-gedung beton, melainkan dari seberapa makmur petaninya, seberapa laris dagangan pedagang pasarnya, dan seberapa terlindungi masa depan anak-anaknya.
Konsep Trisakti Bung Karno — berdaulat politik, berdikari ekonomi, berkepribadian budaya — harus diterjemahkan menjadi kebijakan konkrit: lindungi lahan sawah abadi di Langensari, beri kemudahan modal bagi perajin sale pisang dan kuliner khas Banjar, serta permudah perizinan bagi wirausaha muda lokal.
"Berdikari ekonomi di Kota Banjar berarti kita bangga memproduksi, membeli, dan mengonsumsi produk hasil bumi saudara-saudara kita sendiri. Di situlah esensi gotong royong yang sejati."
Tanggapan & Komentar Warga
Sampaikan pendapat Anda secara santun. Komentar yang masuk akan dimoderasi sebelum dipublikasikan.